Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika kita melihat hilal (bulan sabit tanggal satu), baik hilal ramadhan ataupun bulan-bulan yang lain, beliau berdoa : “Ya Allah, terbitkanlah (dan tampakkanlah) hilal kepada kami (diiringi) dengan keberkahan dan keimanan serta keselamatan dan keislaman, (jadikanlah dia) sebagai hilal kebaikan dan petunjuk, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Alloh.” (HR. At-Tarmidzi (9/142), imam Ahmad (1/162), Ad-Darimi (2/7) dan lain-lain, dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Shahih Al-Wabilush Shayyib, hal. 220).
“Allah Maha Besar, Ya Allah, terbitkanlah (dan tampakkanlah) hilal itu kepada kami (diiringi) dengan keamanan dan keimanan serta keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah”.Doa ini dibaca ketika melihat hilal di bulan Ramadhan atau bulan-bulan lainnya.
Adapun kekhususan membaca doa-doa tertentu ketika masuk bulan ramadhan, saya tidak mengetahui adanya yang seperti itu. Akan tetapi kalau seorang muslim berdoa kepada Allah agar membantunya menjalankan puasa di bulan itu dan menerima puasanya, maka tidaklah mengapa. Hanya saja, dia tidak boleh menentukan (doa-doa tertentu sebagai) doa-doa khusus (untuk bulan Ramadhan).
Wallahu a’lam.
—————————————————
[Al-Muntaqo min Fatawa Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan (4 / 92)].
Aku tidak mengetahui ada amalan tertentu untuk menyambut bulan Ramadhan selain seorang muslim menyambutnya dengan bergembira, senang dan penuh suka cita serta bersyukur kepada Allah karena sudah berjumpa kembali dengan bulan Ramadhan.
Seorang ulama yang pernah menjabat